Medan, SayapBerita.Com – Kebakaran besar yang melanda pabrik sandal di Medan pada 29 Januari 2026 duga bermula dari gudang penyimpanan bahan baku. Api yang dengan cepat menyebar ke seluruh area pabrik memicu kekhawatiran besar di kalangan pekerja dan warga sekitar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun kerugian material perkirakan mencapai miliaran rupiah.
Menurut informasi yang himpun dari pihak berwenang, api pertama kali terlihat. Di bagian gudang yang menyimpan bahan baku yang mudah terbakar. Dugaan sementara menunjukkan bahwa kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian dalam prosedur keselamatan atau masalah pada sistem kelistrikan yang ada di pabrik. Meskipun petugas pemadam kebakaran segera terjunkan ke lokasi, api terus membesar akibat banyaknya material yang mudah terbakar.
Pihak pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari 6 jam untuk mengendalikan api. Yang juga menyebar ke area produksi dan ruang administrasi pabrik. Asap tebal yang hasilkan kebakaran tersebut bahkan mengganggu jarak pandang di sekitar kawasan pabrik. Membuat petugas semakin kesulitan dalam memadamkan api.
Kepolisian dan tim investigasi kini sedang menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini. Pihak manajemen pabrik juga bekerja sama dengan pihak berwenang untuk memastikan bahwa prosedur keselamatan di pabrik akan tingkatkan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi industri untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan kerja, terutama dalam penyimpanan bahan baku yang memiliki risiko tinggi terbakar. Harapkan langkah-langkah perbaikan segera ambil untuk mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan.
