Jakarta, SayapBerita.com – Setelah meninjau wilayah terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng), Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, melanjutkan kunjungannya ke Aceh. Kedatangan Prabowo bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi warga yang terdampak bencana dan memastikan langkah penanganan darurat dapat berjalan efektif. Kunjungan ini menjadi bagian dari respons pemerintah pusat dalam menangani bencana yang melanda wilayah Sumatera Utara dan Aceh dalam beberapa hari terakhir.
Prabowo menyampaikan bahwa perhatian langsung pemerintah sangat penting agar korban mendapatkan bantuan cepat, terutama bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal, harta benda, atau akses dasar seperti air bersih dan listrik. Dalam kunjungannya, Prabowo berdialog dengan warga, relawan, serta aparat setempat untuk mendengar kebutuhan mendesak. Fokus utamanya adalah memastikan bantuan logistik, perbaikan infrastruktur darurat, serta pemulihan layanan publik dapat segera dilaksanakan. Kehadiran Prabowo juga memberikan dukungan moral bagi masyarakat yang tengah berjuang menghadapi situasi sulit pascabencana.
Kondisi Terkini Korban Bencana di Aceh
Sesampainya di Aceh, Prabowo meninjau wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor. Ia melihat langsung rumah-rumah yang rusak, jalan yang terputus, serta fasilitas umum yang terdampak. Beberapa warga harus mengungsi ke tempat penampungan sementara karena rumah mereka tidak bisa dihuni. Prabowo memastikan tim SAR, relawan, dan aparat keamanan bekerja secara maksimal untuk mengevakuasi korban yang masih membutuhkan bantuan.
Distribusi logistik termasuk makanan, obat-obatan, air bersih, dan perlengkapan dasar menjadi prioritas. Selain itu, posko kesehatan darurat diperkuat untuk menampung korban yang membutuhkan perawatan medis. Dalam pertemuan dengan aparat lokal, Prabowo menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah agar respon bencana berjalan cepat dan tepat sasaran. Sistem informasi mengenai daerah terdampak juga harus akurat agar distribusi bantuan tidak terlambat.
Langkah Pemerintah dan Harapan Warga
Prabowo menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga harus mempersiapkan pemulihan jangka panjang. Ini meliputi perbaikan infrastruktur permanen, pembangunan hunian sementara, dan dukungan ekonomi bagi warga yang kehilangan mata pencaharian. Selain itu, mitigasi bencana di masa depan menjadi perhatian penting.
Pemerintah akan mengevaluasi risiko banjir dan longsor, membangun sistem peringatan dini, dan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap prosedur evakuasi. Warga Aceh menyambut baik kunjungan Prabowo, melihatnya sebagai bukti perhatian pemerintah pusat. Banyak yang berharap kehadiran langsung pejabat tinggi dapat mempercepat proses pemulihan sehingga mereka dapat kembali ke kehidupan normal. Dukungan pemerintah ini juga menjadi motivasi bagi relawan lokal untuk bekerja lebih maksimal membantu korban bencana.
