Update Korban Banjir Longsor Sumut 298 Orang Tewas 169 Hilang

Update Korban Banjir Longsor Sumut 298 Orang Tewas 169 Hilang

Jakarta, SayapBerita.com – Update Korban Banjir Longsor Sumut 298 Orang Tewas 169 Hilang Bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara (Sumut) telah menimbulkan korban jiwa yang signifikan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga saat ini tercatat 298 orang meninggal dan 169 orang masih dinyatakan hilang. Korban tersebar di beberapa kabupaten dan kota terdampak, termasuk Medan, Deli Serdang, dan Tapanuli. Kondisi di lokasi bencana masih kritis. Banyak rumah dan fasilitas umum terendam banjir, sementara akses jalan utama rusak akibat longsor.

Evakuasi warga terus lakukan, namun tim SAR menghadapi kendala karena kondisi medan yang sulit dan curah hujan yang masih tinggi di beberapa wilayah. BNPB bersama pemerintah daerah dan aparat TNI/Polri terus bekerja untuk memastikan proses pencarian korban hilang berjalan optimal. Sementara itu, posko darurat dirikan di sejumlah titik strategis untuk menyalurkan bantuan makanan, air bersih, obat-obatan, dan kebutuhan logistik lainnya bagi warga terdampak.

Evakuasi dan Bantuan Darurat Terus Berlangsung

Tim SAR gabungan bersama relawan menargetkan prioritas evakuasi untuk warga yang terjebak di rumah, pengungsian sementara, dan daerah rawan longsor. Kendati curah hujan tinggi masih terjadi, helikopter siagakan untuk menjangkau lokasi-lokasi yang tidak dapat akses kendaraan darat. Bantuan yang kirim mencakup makanan siap saji, air mineral, selimut, pakaian, serta obat-obatan untuk mengantisipasi penyakit akibat lingkungan lembap dan tercemar.

Pemerintah menekankan pentingnya koordinasi antara BNPB, pemerintah daerah, dan lembaga kemanusiaan agar distribusi bantuan tepat sasaran dan efektif. Selain itu, tim medis dan psikolog juga kerahkan untuk menangani trauma dan kesehatan warga terdampak, terutama anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Pemerintah memastikan pelayanan kesehatan darurat tetap berjalan meski kondisi di lapangan sulit.

Upaya Penanganan dan Mitigasi Lanjutan

Selain fokus pada evakuasi dan bantuan, pemerintah daerah terus memantau titik rawan bencana untuk mencegah korban tambahan. Beberapa wilayah mengalami tanah longsor susulan dan banjir akibat hujan lebat yang belum berhenti. Pihak berwenang menghimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Evakuasi mandiri juga anjurkan bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor atau dekat sungai yang meluap. Tim teknis sedang melakukan pemetaan wilayah terdampak untuk memprioritaskan pengiriman bantuan dan penanganan darurat.

BNPB menegaskan bahwa upaya pencarian korban hilang akan terus lakukan hingga seluruh warga temukan. Selain itu, pembangunan sementara fasilitas pengungsian dan jalur transportasi darurat menjadi prioritas agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi. Bencana banjir dan longsor di Sumut telah menimbulkan dampak besar bagi masyarakat. Dengan 298 korban meninggal dan 169 orang hilang, upaya evakuasi, distribusi bantuan, dan mitigasi lanjutan menjadi kunci untuk mengurangi penderitaan warga dan mencegah kerugian lebih lanjut. Pemerintah dan tim SAR terus bekerja siang-malam untuk memastikan keselamatan warga terdampak.