Arab Saudi, SayapBerita.com – kini menghadapi potensi cuaca ekstrem: otoritas setempat telah mengeluarkan peringatan serius terkait hujan lebat yang bisa memicu banjir kilat, terutama di wilayah barat seperti Makkah dan Madinah.
Apa yang Terjadi?
- General Directorate of Civil Defense Saudi memperingatkan kemungkinan hujan sedang hingga lebat yang berpotensi menimbulkan banjir di beberapa wilayah kerajaan.
- Berdasarkan ramalan dari Pusat Meteorologi Nasional (NCM), peringatan “merah” keluarkan untuk Makkah dan Madinah.
- Hujan deras ini perkirakan sertai petir, hujan es, dan angin kencang, yang menambah risiko bagi penduduk dan wisatawan.
Implikasi Nyata: Apa Dampaknya?
- Banjir di Jalanan dan Lembah
Video di media sosial menunjukkan jalan-jalan di Makkah tergenang, bahkan beberapa mobil hanyut oleh aliran air. - Suspend Kelas Tatap Muka
Karena potensi cuaca buruk, otoritas Makkah memutuskan menangguhkan kegiatan belajar mengajar tatap muka dan mengalihkan pembelajaran menjadi daring. - Peningkatan Kesiagaan Darurat
– Civil Defense meminta masyarakat untuk menghindari area rawan banjir, terutama lembah (wadis) yang mudah penuhi air.
– Palang Merah Saudi (Saudi Red Crescent Authority) menyatakan kesiapan penuh tim darurat, termasuk ambulans dan unit penyelamat, untuk merespons jika terjadi kecelakaan atau evakuasi.
Apa Penyebabnya?
Fenomena ini bisa dikaitkan dengan perubahan pola cuaca ekstrem di Saudi. Beberapa analis bahkan menyebut curah hujan yang kuat sebagai bagian dari tren ketidakstabilan iklim, di mana hujan lebat, badai petir, dan hujan es menjadi lebih sering terjadi.
Selain itu, infrastruktur drainase di beberapa kota — khususnya kota tua atau area yang bangun dengan sistem pembuangan lama — dinilai kurang optimal dalam menghadapi hujan deras, sehingga risiko genangan dan banjir meningkat.
Pesan Kesiapsiagaan untuk Masyarakat
- Hindari lembah dan area rendah yang rawan aliran air saat hujan lebat.
- Prioritaskan keselamatan: selama peringatan aktif, batasi perjalanan jika tidak mendesak.
- Ikuti instruksi resmi lewat kanal resmi pemerintah dan Badan Meteorologi agar selalu mendapat info terbaru.
- Jika berada di Makkah atau Madinah, terutama bagi jamaah umrah/haji: waspadai potensi banjir mendadak, dan jika hujan deras. Pertimbangkan untuk menunda kegiatan luar ruangan.
Kenapa Cerita Ini Penting?
- Nilai Religius: Makkah dan Madinah bukan sekadar kota biasa — keduanya adalah pusat spiritual umat Islam. Cuaca ekstrem di sana tidak hanya soal infrastruktur. Tapi bisa berdampak langsung pada jamaah yang sedang ibadah.
- Isu Iklim Global: Peristiwa hujan ekstrem di negara gurun seperti Arab Saudi menunjukkan bahwa perubahan iklim bisa membawa dampak yang sangat nyata. Bahkan di wilayah yang selama ini anggap “kering”.
- Tantangan Manajemen Risiko: Kejadian ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan bencana (disaster preparedness). Terutama di negara berkembang pesat dengan pertumbuhan infrastruktur dan populasi.
Peringatan cuaca dari Saudi adalah pengingat bahwa fenomena alam ekstrem bisa terjadi di mana saja. Tidak terkecuali kota suci. Kesiapsiagaan dan kepatuhan terhadap instruksi resmi menjadi kunci agar masyarakat tetap aman.
