Robot-Face Recognition Sitaan KPK Tak Laku Bakal Dihibahkan

Robot-Face Recognition Sitaan KPK Tak Laku Bakal Dihibahkan

Jakarta, SayapBerita.comKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menghibahkan robot face recognition yang sebelumnya sita dan gagal lelang karena tak laku. Teknologi canggih ini semula maksudkan untuk mendukung upaya pengawasan dan keamanan, namun belum mendapatkan peminat dalam proses lelang resmi. Menurut pihak KPK, robot ini merupakan aset sitaan dari kasus korupsi yang memiliki nilai tinggi dan lengkapi dengan sistem pengenalan wajah canggih. Namun, minat pasar terhadap barang teknologi sitaan, termasuk robot face recognition, relatif rendah karena spesifikasi dan biaya operasional yang tinggi.

“Karena tidak ada yang membeli dalam lelang, kami mempertimbangkan untuk menghibahkan robot ini kepada instansi pemerintah atau lembaga yang bisa memanfaatkan teknologi ini,” ujar juru bicara KPK.

Hibah ini harapkan dapat memberikan manfaat publik sekaligus memastikan aset sitaan tidak terbuang sia-sia. Hibah robot face recognition ini bisa manfaatkan oleh berbagai pihak, misalnya untuk keperluan keamanan gedung pemerintahan, penelitian teknologi, atau pelatihan keamanan siber. Pihak KPK memastikan proses hibah akan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur, agar penerima dapat memanfaatkan teknologi ini secara optimal.

Beberapa pengamat menilai langkah hibah ini tepat, karena selain memanfaatkan aset sitaan, juga bisa mendukung pengembangan teknologi keamanan di Indonesia. Selain itu, hal ini dapat menjadi contoh inovatif. Dalam pengelolaan barang sitaan KPK yang memiliki nilai tinggi namun sulit jual di pasar. KPK menegaskan, meskipun robot face recognition gagal lelang, langkah hibah ini tetap memperhatikan regulasi dan manfaat publik. Dengan demikian, aset sitaan dapat memberikan kontribusi nyata, bukan hanya menjadi barang yang tersimpan tanpa fungsi.