Jakarta, SayapBerita.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dalam beberapa jam terakhir menyebabkan jumlah titik banjir bertambah drastis. Data terbaru mencatat 30 RT terdampak, dengan tinggi air yang mencapai 90 cm di beberapa lokasi. Kondisi ini menimbulkan kesulitan mobilitas warga dan menuntut kesiagaan pihak berwenang.
Menurut laporan BPBD DKI Jakarta, banjir terjadi di beberapa kecamatan rawan genangan, termasuk:
- Jakarta Utara: RT di pesisir dan bantaran sungai mengalami genangan signifikan.
- Jakarta Timur: Beberapa RT dekat kali dan drainase tersumbat mengalami tinggi air hingga 80–90 cm.
- Jakarta Selatan dan Barat: Genangan tersebar di titik-titik rendah dan perumahan padat.
Banjir juga memengaruhi akses transportasi, termasuk ruas jalan utama yang tergenang dan beberapa angkutan umum yang terhenti sementara.
Dampak Terhadap Warga
Tinggi air mencapai 90 cm membuat banyak warga terpaksa mengungsi sementara. Aktivitas sekolah, kantor, dan perdagangan terganggu. Selain itu, terdapat potensi risiko kesehatan, seperti penyakit kulit dan gangguan saluran pencernaan akibat kontak dengan air banjir yang tercemar.
Warga diimbau untuk:
- Menghindari perjalanan ke daerah terdampak banjir.
- Menjaga barang-barang elektronik agar tidak terkena air.
- Mengikuti arahan pihak berwenang terkait evakuasi dan posko darurat.
Upaya Penanganan
BPBD bersama aparat kecamatan dan kelurahan telah menyiagakan:
- Tim tanggap darurat untuk evakuasi warga terdampak.
- Pompa air dan normalisasi drainase untuk mengurangi genangan.
- Posko bantuan yang menyediakan makanan, air bersih, dan obat-obatan.
Pemerintah juga mengimbau warga untuk tetap memantau informasi resmi melalui media sosial BPBD dan menghindari hoaks terkait kondisi banjir.
Faktor Penyebab
Banjir di Jakarta sering kali dipicu oleh kombinasi beberapa faktor:
- Hujan lebat dalam waktu singkat yang melebihi kapasitas drainase.
- Tersumbatnya saluran air dan sungai oleh sampah.
- Penurunan muka tanah di beberapa wilayah akibat aktivitas manusia dan pembangunan.
Kondisi banjir yang bertambah hingga 30 RT dengan tinggi air mencapai 90 cm menjadi peringatan bagi seluruh warga Jakarta untuk tetap waspada. Kerjasama antara pemerintah, warga, dan aparat darurat sangat penting agar risiko dapat diminimalkan. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi terbaru dan memprioritaskan keselamatan selama kondisi darurat ini.
