Jakarta, SayapBerita.Com – Genangan air masih terjadi di ruas Tol Sedyatmo pada pagi hari, menyebabkan arus lalu lintas menuju Bandara Soekarno-Hatta melambat. Kondisi ini picu oleh sisa curah hujan yang cukup tinggi, sehingga air belum sepenuhnya surut di beberapa titik. Pengendara yang melintas imbau meningkatkan kewaspadaan dan mengatur kecepatan kendaraan.
Tol Sedyatmo merupakan salah satu jalur utama menuju bandara, sehingga setiap gangguan lalu lintas berdampak langsung pada mobilitas masyarakat. Sejak pagi, antrean kendaraan terlihat mengular, terutama pada jam keberangkatan padat. Meski masih dapat lalui, laju kendaraan cenderung melambat karena pengemudi harus mengurangi kecepatan saat melewati genangan.
Titik Genangan dan Dampaknya bagi Arus Kendaraan
Genangan air terpantau di beberapa lajur Tol Sedyatmo, khususnya pada ruas yang memiliki kontur jalan lebih rendah. Kedalaman air bervariasi, namun cukup membuat pengendara berhati-hati saat melintas. Kondisi ini menyebabkan penyempitan lajur efektif, karena sebagian pengemudi memilih berpindah jalur untuk menghindari genangan.
Akibatnya, arus lalu lintas tidak mengalir normal dan terjadi perlambatan cukup signifikan. Kendaraan besar seperti bus dan truk tetap melaju, namun dengan kecepatan terbatas. Sementara itu, kendaraan kecil lebih berhati-hati karena khawatir mesin mati atau tergelincir.
Petugas pengelola jalan tol bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan dan upaya penanganan, termasuk mempercepat proses penyedotan air di titik-titik genangan. Rambu peringatan juga pasang untuk mengingatkan pengendara agar mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman.
Imbauan Pengendara dan Antisipasi Menuju Bandara
Pengendara yang akan menuju Bandara Soekarno-Hatta sarankan mengantisipasi waktu perjalanan lebih awal. Perlambatan arus lalu lintas berpotensi menambah waktu tempuh, terutama pada jam sibuk pagi hari. Perencanaan waktu yang baik menjadi penting agar tidak tertinggal jadwal penerbangan.
Selain itu, pengemudi minta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum memasuki tol. Ban dengan tekanan yang sesuai dan sistem pengereman yang baik sangat membantu menjaga stabilitas kendaraan saat melintasi jalan tergenang air. Penggunaan lajur sesuai aturan juga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan.
Petugas juga mengimbau pengendara untuk mengikuti arahan di lapangan serta mematuhi rambu lalu lintas yang telah dipasang. Dengan kerja sama antara pengelola tol dan pengguna jalan, harapkan kondisi lalu lintas tetap aman meski terjadi genangan.
Hingga pagi ini, proses penanganan genangan masih berlangsung. Pengendara diimbau terus memantau informasi lalu lintas terkini dan tetap waspada selama melintas di Tol Sedyatmo. Keselamatan dan kenyamanan perjalanan menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil.
