Jakarta, SayapBerita.com – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) kembali menegaskan bahwa penyebaran paham radikal di platform digital dan media sosial semakin masif. Fenomena ini menjadi perhatian serius karena potensi memengaruhi masyarakat, khususnya generasi muda, serta mengancam keamanan dan persatuan bangsa.
Tren Penyebaaran Paham Radikal
BNPT mencatat bahwa penyebaran ideologi radikal kini banyak terjadi melalui:
- Media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok.
- Aplikasi pesan instan yang bersifat privat dan sulit dipantau.
- Forum online dan blog yang memuat konten propaganda.
Penyebaran digital ini mempermudah akses informasi radikal tanpa filter, sehingga cepat menyebar dan memengaruhi banyak orang.
Imbauan dan Langkah BNPT
BNPT mengimbau masyarakat untuk:
- Waspada terhadap konten radikal dan jangan mudah terprovokasi.
- Meningkatkan literasi digital, termasuk kemampuan menilai informasi yang diterima.
- Melaporkan konten negatif kepada pihak berwenang agar segera tindaklanjuti.
- Mengedukasi generasi muda agar kritis terhadap informasi yang bersifat provokatif atau memecah belah.
Selain itu, BNPT bekerja sama dengan platform digital, aparat keamanan, dan lembaga pendidikan untuk:
- Menekan penyebaran konten radikal secara daring.
- Memberikan materi literasi digital di sekolah dan komunitas.
- Menyediakan jalur komunikasi bagi masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan.
Dampak Penyebaran Paham Radikal
Paham radikal yang tersebar di dunia maya dapat memicu:
- Polarisasi masyarakat dan konflik sosial.
- Rekrutmen kelompok teroris melalui media digital.
- Kerusakan moral dan psikologis terutama pada remaja yang mudah terpengaruh.
BNPT menegaskan bahwa penanggulangan paham radikal di platform digital menjadi prioritas untuk menjaga keamanan dan persatuan bangsa. Masyarakat imbau aktif berperan serta dalam mencegah penyebaran konten radikal, meningkatkan literasi digital, dan melaporkan aktivitas mencurigakan. Kesadaran bersama dan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan platform digital sangat penting untuk menekan penyebaran paham radikal yang semakin masif.
