Jakarta, SayapBerita.Com – Badai salju parah laporkan melanda sejumlah wilayah di Amerika Serikat dan menyebabkan gangguan besar pada aktivitas masyarakat. Cuaca ekstrem ini membawa salju tebal, angin kencang, serta suhu beku yang berdampak langsung pada transportasi, layanan publik, dan keselamatan warga.
Beberapa negara bagian mengalami penutupan jalan utama akibat lapisan salju dan es yang menumpuk. Bandara di sejumlah kota terpaksa membatalkan dan menunda ratusan penerbangan karena jarak pandang rendah dan kondisi landasan yang tidak aman. Transportasi darat pun terganggu, dengan banyak kendaraan terjebak dan kecelakaan lalu lintas meningkat.
Selain sektor transportasi, badai salju juga memicu pemadaman listrik di berbagai wilayah. Jaringan listrik terdampak akibat kabel tertutup es dan pohon tumbang yang menimpa jalur distribusi. Ribuan rumah laporkan kehilangan aliran listrik, membuat warga harus bertahan di tengah suhu ekstrem tanpa pemanas.
Pemerintah setempat menetapkan status darurat di beberapa daerah untuk mempercepat penanganan dampak badai. Tim penyelamat dan petugas darurat kerahkan untuk membantu evakuasi, membersihkan jalan, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Warga imbau untuk tetap berada di dalam rumah dan menghindari perjalanan yang tidak mendesak.
Badai salju parah ini juga berdampak pada aktivitas ekonomi. Sekolah liburkan, perkantoran tutup sementara, dan kegiatan bisnis melambat akibat kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. Para ahli cuaca memperingatkan bahwa badai salju masih berpotensi berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
Masyarakat minta terus memantau informasi resmi dan prakiraan cuaca terbaru. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalkan risiko selama badai salju parah masih melanda sejumlah wilayah Amerika Serikat.
