Jakarta, SayapBerita.com – Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengalami kerusakan parah dan amblas setelah hujan deras yang mengguyur wilayah itu dalam beberapa hari terakhir. Dampak pergerakan tanah ini kini menjadi tantangan serius bagi mobilitas warga dan arus transportasi di selatan Jawa Barat.
Jalan Ambles dan Akses Terputus
Peristiwa jalan amblas terjadi sejak Rabu (17/12/2025) di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan. Intensitas hujan tinggi sejak malam sebelumnya membuat struktur tanah di bawah badan jalan kehilangan stabilitas dan menyebabkan bagian ruas jalan nasional itu terbelah dan ambles.
Kondisi jalan yang rusak parah membuat akses utama penghubung Palabuhanratu–Pajampangan dan Geopark Ciletuh terputus. Satu unit mobil boks terjebak di titik jalan yang amblas saat mencoba melewati area terdampak.
Dampak pada Lalu Lintas dan Warga
Karena kerusakan ini:
- Jalan nasional tidak dapat lintasi kendaraan roda empat atau lebih untuk sementara waktu.
- Warga dan pengendara himbau menghindari jalur tersebut dan memilih jalur alternatif melalui Sukabumi–Jampang Tengah jika ingin menuju wilayah Pajampangan atau Pelabuhanratu.
- Mobilitas masyarakat menjadi terganggu, terutama bagi mereka yang bergantung pada rute ini sebagai jalur utama.
Penyebab Kerusakan
Petugas dari kepolisian setempat dan masyarakat setuju bahwa pergerakan tanah akibat hujan deras berulang kali menjadi penyebab utama amblesnya badan jalan. Jalan yang sudah menunjukkan retakan‑retakan sebelum kejadian akhirnya runtuh ketika curah hujan tetap tinggi.
Selain itu, longsor juga terjadi di beberapa titik jalan provinsi di sekitar ruas Geopark Ciletuh, yang semakin memperparah kondisi akses transportasi di kawasan selatan Sukabumi.
Upaya Penanganan Sementara
Pihak berwenang saat ini melakukan sejumlah upaya darurat, antara lain:
- Penutupan sementara akses jalan untuk kendaraan berat demi keselamatan.
- Pemasangan patok dan rambu peringatan di sekitar lokasi ambles untuk memperingatkan pengguna jalan.
- Koordinasi dengan BALAI BESAR PUPR dan Polres Sukabumi untuk proses evakuasi kendaraan dan penanganan lebih lanjut.
Imbauan Keselamatan
Kepolisian dan instansi terkait mengimbau masyarakat:
- Hindari melintas di area yang rusak, terutama jika terjadi hujan terus menerus.
- Gunakan jalur alternatif, jangan memaksakan diri melewati jalan yang ambles.
- Perhatikan informasi cuaca dan peringatan risiko pergerakan tanah, terutama di musim hujan seperti saat ini.
Harapan Pemulihan
Proses perbaikan infrastruktur diperkirakan membutuhkan waktu dan dukungan sumber daya yang memadai, termasuk pemadatan tanah, perbaikan struktur jalan, serta pencegahan agar kerusakan serupa tidak terulang. Masyarakat setempat berharap agar perbaikan dapat dilakukan secepatnya agar akses vital ini kembali normal dan perekonomian setempat tidak terlalu terganggu.
Jalan Nasional Sukabumi yang amblas usai hujan deras menunjukkan betapa kuatnya pengaruh cuaca ekstrem terhadap infrastruktur transportasi. Dengan akses utama terputus, mobilitas warga dan distribusi logistik menjadi terhambat. Namun dengan upaya bersama pemerintah, kepolisian, dan warga, diharapkan situasi ini segera teratasi dan kondisi jalan kembali aman dilintasi.
