Tim Trauma Healing Polda Metro Pemulihan Psikis Siswa SD Jakut

Tim Trauma Healing Polda Metro Pemulihan Psikis Siswa SD Jakut

Jakarta, SayapBerita.comPolda Metro Jaya menurunkan Tim Trauma Healing ke salah satu Sekolah Dasar di Jakarta Utara sebagai upaya memulihkan kondisi psikologis para siswa yang mengalami tekanan mental akibat sebuah insiden yang terjadi di lingkungan sekolah. Kehadiran tim khusus ini mendapatkan respons positif dari pihak sekolah dan orang tua murid, karena memberikan dukungan emosional yang sangat butuhkan anak-anak.

Latar Belakang Pendampingan Trauma Healing

Program trauma healing ini lakukan setelah sejumlah siswa menunjukkan tanda-tanda kecemasan, ketakutan, dan gangguan emosional pasca kejadian yang mengganggu kenyamanan belajar mereka. Anak-anak pada usia sekolah dasar sangat rentan mengalami trauma. Sehingga penanganan cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang. Polda Metro Jaya menginisiasi pendampingan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental anak. Terutama di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi mereka.

Rangkaian Kegiatan untuk Pemulihan Psikis

Tim Trauma Healing Polda Metro menghadirkan berbagai kegiatan interaktif dan menyenangkan yang rancang khusus untuk membantu anak-anak merasa aman serta mengekspresikan emosi mereka. Kegiatan tersebut meliputi:

  • Sesi konseling kelompok untuk membantu siswa memahami dan mengelola perasaan mereka.
  • Permainan edukatif yang menstimulasi rasa percaya diri, keberanian, dan kerja sama.
  • Aktivitas seni dan kreativitas seperti menggambar dan mewarnai untuk mengekspresikan perasaan secara positif.
  • Storytelling dan motivasi dari anggota tim untuk menenangkan dan memberi penguatan mental.

Metode pendekatan yang ramah anak ini terbukti membantu siswa lebih rileks, terbuka, dan mampu mengelola kecemasan mereka.

Respons Siswa, Guru, dan Orang Tua

Para guru melihat perubahan positif pada siswa setelah mengikuti proses trauma healing. Anak-anak tampak kembali aktif, lebih ceria, dan berani berkomunikasi dengan teman-temannya. Orang tua juga merasa terbantu dengan adanya pendampingan profesional dari Polda Metro. Mereka menilai program ini sebagai langkah tepat untuk menjaga kesehatan mental anak. Apalagi di tengah meningkatnya kesadaran publik tentang pentingnya pendidikan emosi sejak dini. Program ini menjadi bukti bahwa penanganan trauma tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau keluarga, tetapi juga memerlukan dukungan instansi lain, termasuk aparat keamanan.

Polda Metro berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan jika butuhkan, terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan kondisi psikologis anak. Selain menangani peristiwa ini, Polda Metro juga mendorong sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesadaran terhadap tanda-tanda trauma dan pentingnya konseling bagi siswa. Pendampingan trauma healing oleh Polda Metro Jaya di sekolah dasar Jakarta Utara menjadi langkah nyata dalam memulihkan psikis anak-anak yang terkena dampak insiden. Melalui kegiatan yang menyenangkan, edukatif, dan konseling profesional. Siswa kini mulai kembali tenang, ceria, dan siap meneruskan aktivitas belajar dengan lebih nyaman.