Jakarta, SayapBerita.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir memicu banjir bandang yang terus meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat meminta seluruh warga untuk tetap waspada dan menghindari wilayah yang terdampak banjir. Menurut laporan BPBD, beberapa kecamatan di Padang mengalami genangan air hingga 1–2 meter.
Air masuk ke rumah warga, jalan utama, hingga fasilitas umum seperti sekolah dan pasar. Akses transportasi terganggu, beberapa jalur utama tergenang sehingga kendaraan sulit melintas. Petugas BPBD bersama TNI dan Polri terus melakukan evakuasi warga di lokasi terdampak, terutama anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya. Posko darurat juga telah dirikan untuk menampung warga yang harus meninggalkan rumah sementara.
Warga Diminta Tetap Waspada
BPBD mengimbau masyarakat:
- Hindari melintas di jalan yang tergenang.
- Pindahkan keluarga dan barang berharga ke tempat aman.
- Ikuti arahan petugas dan rambu evakuasi di lapangan.
- Pantau informasi resmi dari BPBD dan media lokal.
Selain itu, masyarakat ingatkan untuk tidak mencoba menyelamatkan kendaraan yang terjebak banjir, karena arus air deras bisa membahayakan nyawa. Banjir bandang ini mengakibatkan kerusakan pada rumah, jalan, dan fasilitas umum. Puluhan rumah laporkan terdampak, sementara beberapa sekolah terpaksa liburkan karena gedung tergenang air. Sumber air bersih juga terganggu di beberapa wilayah, sehingga bantuan logistik berupa air minum dan makanan siap saji segera distribusikan.
Tindakan Cepat Tim Penyelamat
Tim penyelamat bekerja tanpa henti, menyisir daerah terdampak dan mengevakuasi warga ke tempat aman. Mereka juga memberikan bantuan medis darurat bagi korban yang mengalami luka atau hipotermia akibat terjebak di air. BPBD memastikan bahwa koordinasi dengan relawan, aparat keamanan, dan instansi terkait berjalan optimal, sehingga evakuasi bisa lakukan secara cepat dan aman.
Banjir bandang di Padang yang makin meluas menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Warga minta tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan memprioritaskan keselamatan diri dan keluarga. Meski hujan belum sepenuhnya berhenti, koordinasi cepat antara warga, BPBD, dan aparat keamanan harapkan bisa meminimalkan risiko korban jiwa dan kerugian lebih besar.
