Jakarta, SayapBerita.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menegaskan pentingnya pemetaan dan pendataan segera terhadap jembatan serta akses jalan yang rusak menuju sekolah. Langkah ini anggap krusial untuk memastikan keselamatan siswa, guru, dan warga yang menggunakan jalur tersebut setiap hari. Mendagri menekankan bahwa infrastruktur pendidikan bukan hanya soal gedung sekolah, tetapi juga jalur yang menghubungkan masyarakat dengan sekolah.
Jembatan dan akses jalan yang rusak atau rawan longsor dapat membahayakan nyawa siswa, terutama di daerah rawan bencana atau terpencil. Dalam rapat koordinasi bersama pemerintah daerah (Pemda), Mendagri meminta agar pendataan lakukan secara cepat dan akurat. Semua jembatan, jalan, dan jalur yang mengalami kerusakan harus dicatat lengkap, termasuk kondisi fisik, tingkat kerusakan, dan potensi risiko bagi pengguna.
Langkah Cepat Pemda
Pemda diminta untuk segera mengirimkan data hasil pendataan kepada pusat agar prioritas perbaikan dapat tentukan. Dengan informasi yang lengkap, pemerintah dapat menyalurkan bantuan dan anggaran perbaikan secara tepat sasaran. Selain itu, Mendagri mendorong Pemda untuk bekerja sama dengan BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, serta Dinas Pendidikan, agar langkah perbaikan dan mitigasi lakukan secara terkoordinasi. Jalur alternatif sementara juga harus siapkan untuk memastikan siswa tetap bisa pergi ke sekolah dengan aman.
Dampak Positif Pendataan
Dengan pendataan yang sistematis, berbagai manfaat dapat peroleh:
- Keselamatan Siswa Terjamin Mengurangi risiko kecelakaan saat perjalanan ke sekolah.
- Perbaikan Tepat Sasaran Anggaran dan tenaga kerja gunakan efisien pada lokasi kritis.
- Mitigasi Bencana Jalur rawan banjir, longsor, atau tanah amblas bisa identifikasi dan tangani.
- Monitoring Berkala Pemda dapat melakukan pengawasan rutin untuk mencegah kerusakan lebih parah.
Seruan untuk Keselamatan Bersama
Mendagri menekankan bahwa keselamatan anak-anak dan masyarakat harus menjadi prioritas utama. “Setiap siswa berhak mendapatkan akses aman menuju sekolah. Pendataan dan perbaikan jembatan serta jalan bukan pilihan, tetapi keharusan,” tegasnya.
Selain itu, Mendagri mengimbau masyarakat untuk melaporkan jalan atau jembatan yang rusak di lingkungan mereka melalui kanal resmi Pemda agar proses pendataan lebih komprehensif. Pendataan jembatan dan akses rusak menuju sekolah menjadi langkah strategis dalam menjaga keselamatan siswa dan masyarakat. Dengan koordinasi cepat antara Mendagri, Pemda, dan instansi terkait, harapkan seluruh jalur menuju sekolah dapat perbaiki tepat waktu, aman, dan layak gunakan.
